Posted on Leave a comment

Tentang Persaingan di Yamaha, Franco Morbidelli: Semua Berusaha Jadi yang Terbaik

Tentang Persaingan di Yamaha, Franco Morbidelli: Semua Berusaha Jadi yang Terbaik

Tentang Persaingan di Yamaha, Franco Morbidelli: Semua Berusaha Jadi yang Terbaik – Franco Morbidelli mengakui kompetisi antara pembalap Yamaha terbilang cukup sengit. Empat pembalap Yamaha mengupayakan keras untuk unjuk gigi sebagai yang paling baik di atas lintasan.

Tentang Persaingan di Yamaha, Franco Morbidelli: Semua Berusaha Jadi yang Terbaik

Tentang Persaingan di Yamaha, Franco Morbidelli: Semua Berusaha Jadi yang Terbaik

ppdentistry.com – Morbidelli sendiri merupakan runner-up pada gelaran MotoGP 2020 kemarin. Rider asal Italia itu mengakhiri musim diposisi kedua klasemen akhir pada gelaran MotoGP 2020 bersama raihan 158 angka.

Pencapaian selanjutnya terbilang cukup mengejutkan karena Morbidelli mulanya tidak cukup diunggulkan untuk tampil kompetitif. Selain itu, prestasi Morbidelli kali ini terhitung jadi hasil positif dan menyelamatkan muka tim garpu tala dalam kompetisi gelar juara.

Yamaha sendiri mulanya dapat dikatakan tidak cukup perhatikan Morbidelli. Juara Dunia Moto2 2017 itu bahkan kudu gunakan motor balap bersama spek lama dibanding tiga pembalap Yamaha lainnya.

Meski dapat motor lama, Morbidelli merasa tak pernah diremehkan oleh Yamaha. Ia terhitung sadar kalau kompetisi antar-pembalap Yamaha sendiri terbilang cukup ketat.

“Saya tak merasa diremehkan. Saya sadar tersedia tiga rider lain yang kuat di Yamaha, dan memilih siapa yang dapat motor ini dan itu sadar terlalu sulit, karena seluruh rider terlalu kuat. Jadi, saya tak merasa diremehkan,” ujar Morbidelli dilansir berasal dari laman Speedweek.

“Hanya saja, dapat dibilang saya punyai penilaian paling rendah dalam pemahaman Yamaha,” lanjut mantan teman satu tim Fabio Quartararo tersebut.

Untuk itu, menambah performa dan memelihara kedisiplinan di lintasan jadi salah satu fokus utama Morbidelli pada MotoGP 2021 nanti. Hal itu ia melakukan demi mendapat keyakinan lebih berasal dari tim Yamaha.

“Saya pun berharap musim ini dapat buat ‘rating’ dan level saya naik dalam penilaian Yamaha. Tapi saya tak merasa diremehkan,” tamnahnya.

“Hanya saja, sebetulnya tersedia rivalitas hebat dan level performa yang tinggi di antara kami berempat. Semua rider Yamaha terlalu cepat. Jadi, pertarungan kami terlalu menyenangkan, karena kami mirip kuat,” pungkasnya.

Posted on Leave a comment

Fabio Quartararo Berpeluang ke Ducati Usai Bela Yamaha

fabio-quartararo-berpeluang-ke-ducati-usai-bela-yamaha

Fabio Quartararo Berpeluang ke Ducati Usai Bela Yamaha – Fabio Quartararo dapat membela tim pabrikan Yamaha selama dua th. ke depan. Dikabarkan, terkecuali kontraknya sudah habis, Ducati berniat untuk mengincar isyarat tangan pembalap yang terlalu bertalenta tersebut.

Fabio Quartararo Berpeluang ke Ducati Usai Bela Yamaha

fabio-quartararo-berpeluang-ke-ducati-usai-bela-yamaha

Kemampuan Quartararo memang tak perlu diragukan lagi. Quartararo sudah memperlihatkan bahwa ia pantas untuk menjadi pembalap terkuat di MotoGP sebab selama dua musim dirinya tampil di kelas tersebut, rider asal Prancis itu selamanya sanggup tampil mengagumkan.

Pada musim pertamanya di MotoGP 2019, Quartararo sanggup merebut gelar rider debutan terbaik. Di MotoGP 2020 Quartararo sempat menjadi kandidat terkuat untuk capai gelar juara dunia, judi bola tapi sayang di akhir performa pembalap berusia 21 th. itu sedikut kendur.

Alhasil, Quartararo justru gagal merebut gelar juara dunia MotoGP 2020. Gelar itu kemudian diambol oleh Joan Mir, rider Suzuki Ecstar yang terhitung sama-sama baru menekuni th. keduanya di kelas MotoGP terhadap 2020 kemarin.

Meski gagal juara, tapi tak ada yang mencurigakan kebolehan Quartararo. Termasuk Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti. Ia bahkan mengakui bahwa punya niatan untuk merekrut Fabio Quartararo di MotoGP 2023. Hal itu sebab tim pabrikan asal Italia itu memang terlalu tertarik bersama dengan kebolehan Quartararo kala berada di atas motor MotoGP.

Menurut pemaparan Ciabatti, Ducati baru dapat mendekati Quartararo lagi kala MotoGP 2023 dapat dimulai. Dikatakan lagi sebab sebelum akan Quartararo di tandatangani kontrak dua th. bersama dengan Monster Energy Yamaha, Ducati dikabarkan sudah mengajak rider selanjutnya bekerja sama.

Akan tetapi, penawaran Ducati itu tak ditanggapi Quartararo. Namun, ia pun yakin selama dua th. ke depan Quartararo dapat punya permohonan untuk rubah tim.

“Quartararo adalah target kita yang terlalu susah untuk didapatkan. Sebab dia ingin selamanya bersama dengan Yamaha. Targetnya kala ini adalah mengendarai YZR-M1 formal di 2021 dan dia berhasil melakukannya,” kata Ciabatti, melansir berasal dari Marca,

Lin Jarvis (Manajer Monster Energy Yamaha) sudah memberikannya kontrak dua tahun. Jadi, selama tiga th. ke depan, aku rasa Quartararo dapat menentukan apakah dapat mengganti tim atau tidak,” jadi Ciabatti.

Tentunya terkecuali Ducati terlalu berniat merekrut Quartararo, maka merk perlu memperbaiki motor mereka sehingga sanggup tampil lebih baik di jaman depan. Sebab terkecuali motor Desmosedici sanggup berkompetisi memperebutkan gelar juara, maka Quartararo dan rider-rider lain memahami dapat tertarik bersama dengan tim pabrikan asal Italia tersebut.